Kamis, 21 Januari 2010

Melindungi Komputer dari Flashdisk yang tidak dikehendaki



USB flashdisk termasuk salah satu perangkat yang rawan tertular virus, sekaligus juga merupakan perangkat penyebar virus terbanyak, adakalanya kita jengkel + marah + pusing + sedih, gara-garanya komputer kita (baik di kantor/rumah) tahu-tahu sudah penuh dengan virus, penyebabnya adalah adik kita atau teman kita yg dengan lancangnya tanpa sepengetahuan kita telah memasukkan Flashdisk yang penuh virus ke komputer kita, apesnya lagi antivirus + deepfreeze tidak mempan menangkal virus tersebut, dan akhirnya, hilanglah sudah koleksi foto pacar2 kita, film2 favorite, dokumen2 penting, dsb.
Untuk menangkal semua itu, dibutuhkan suatu aplikasi yang dapat mencegah terkoneksinya Flashdisk dengan komputer, salah satunya adalah dengan USBDISABLE
Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangannya;

KELEBIHAN

* GRATIS selamanya
* Aman dari flashdisk yang tdk dikehendaki
* Ukuran file kecil hanya 727 kb atau 302 kb kalau di winzip
* Ringan dan tidak memberatkan system komputer
* Simpel dan mudah digunakan
* Disable dan enablenya tidak perlu Restart komputer
* Kelebihan USBDISABLE dibandingkan dengan aplikasi sejenis, aplikasi USB lock harus melalui restart komputer utk disable/enable, sedangkan aplikasi myUsbOnly responnya lambat dan komputer masih sempat membaca isi flashdisk yang tidak dikenal, sehingga untuk virus yang bekerja dengan autorun, virus di Flashdisk masih bisa menginfeksi)


KEKURANGAN

* Tidak memiliki fasilitas password
* Tidak ada fasilitas auto-enable


Cara Instal

* Tidak ada proses instal, anda cukup meng-extract aplikasi ke komputer anda (wajib di extract/di copy ke harddisk, karena bila USB di-disable, sedangkan aplikasi USBdisable berada dalam flashdisk, yang jelas sudah tidak bisa dibuka lagi, karena usb sudah di-disable)
* Untuk disable dan enablenya tinggal pilih dan Apply


Tips: Mengatasi kekurangan aplikasi USBDISABLE

* Sembunyikan aplikasi USBDISABLE di tempat/folder tersembunyi, aplikasi bisa juga bisa disembunyikan dengan aplikasi Hide File and Folder
* Fasilitas auto-enable (enable otomatis) bisa diakali dengan aplikasi deepfreeze, sehingga bila kita lupa men-disable, deepfreeze masih bisa mengembalikan settingan menjadi disable setelah komputer dihididupkan ulang.
:: Tips Mudah dan Cepat meningkatkan performance Windows Xp (Mempercepat Windows Xp)

Komputer yang lemot (lambat) bisa saja disebabkan oleh hardware komputer, misalnya Kapasitas Memory DDR pas-pasan, Processor yang udah tua (Pentium III kebawah), Hardware rusak, dsb.
Tapi bila anda merasa Hardware komputer anda oke, tapi komputer anda tetap Lemot, silahkan dicoba tips saya dibawah ini

1. Mengurangi beban Komputer dengan Appearance minimalis

Tampilan / appearance yg berlebihan pada Win xp mempengaruhi kinerja Windows

Anda bisa mengoptimalkan kinerja windows secara manual dengan cara sebagai berikut :

Klik Start menu – Control panel - System – Pilih Advanced – pilih Setting pada Performance – pilih Adjust Best performance – Beri tanda dua opsi terakhir yaitu use drop shadow dan use visual style utk tetap mempercantik windows



2. Meningkatkan Waktu Startup

Banyaknya aplikasi yang aktif saat Komputer dihidupkan dapat mempengaruhi kecepatan waktu startup, sehingga computer akan menjadi lemot saat menghidupkan Windows, untuk Mengurangi atau menghapus program yang aktif saat startup, anda bisa menggunakan software bantu seperti System Mechanic, Tuneup utilities, CCleaner, dsb



3. Membuang File Sampah

File Sampah adalah file sementara (temporary) yang dibuat oleh sebuah aplikasi yang aktif sebagai file Bantu. File temporary ini biasanya ada yang tidak terhapus secara otomatis walaupun aplikasi induknya sudah dimatikan sehingga lama-lama akan bertambah banyak dan menambah sesak Harddisk. File sampah umumnya berekstensi *.temp, *.lnk, *.dat, dsb. Akan tetapi tidak semua file yang berextensi tersebut tidak berguna, oleh karena itu, supaya lebih aman Anda bisa menghapus file sampah dengan bantuan aplikasi seperti tuneup utilities, System mechanic, ccleaner, dsb



4. Memperbaiki Registry

Registry yang rusak juga mempengaruhi performance dan startup windows, anda bisa memperbaiki atau membuang registry yg rusak dengan bantuan aplikasi tuneup utilities, System mechanic, ccleaner, dsb




5. Men-disable Window automatic update (optional)

Windows Automatic Update berguna bila Windows yg anda gunakan Genuine dan terkoneksi dengan Internet, karena automatic update dapat mengupdate windows anda secara langsung dari situs Microsoft, akan tetapi bila Windows yg anda gunakan tdk genuine atau tidak terkoneksi dengan Internet, sebaiknya di-disable saja agar tidak mengganggu

Caranya :

Klik Start Menu - Control Panel – Pilih Automatic Update – Turn off automatic update

6. Security center (optional)

Apabila Komputer anda sudah terinstal antivirus yg update, lebih baik Windows security anda Turn off

Caranya :

Klik Start Menu - Control Panel – Security center – Change the way Security center alert me – off.

Bila Komputer anda tidak terkoneksi dengan Internet / LAN, Windows firewall sebaiknya di Off saja

7. Memilih Antivirus

Pilihlah antivirus yang tidak memberatkan performance computer, dan harus selalu di-update secara teratur, serta tidak boleh ada dua antivirus yg aktif untuk menghindari konflik, untuk mengetahui antivirus apa saja yang ringan tapi efektif, silahkan googling di google.

8. Men-disable LAN (optional)

Program LAN yg aktif saat startup dapat membuat computer menjadi lemot, bila Komputer anda tdk terhubung dengan local Area Network, sebaiknya program ini di-disable.

Caranya :

Klik Start Menu - Control Panel – Network Connection – Klik kanan Local Area Connection yang akan di-disable – pilih Disable

9. Mematikan System Restore (optional)

System restore berfungsi mem-back-up system windows sehingga bisa di restore ke kondisi waktu di-Backup.

Akan tetapi system restore juga akan menjadi tujuan utama bersemayamnya virus komputer, sehingga bila sudah terjangkit virus, system restore tidak akan berguna lagi, selain itu system restore juga menggunakan space harddisk yang cukup besar (besarnya sama dengan besar system windows anda, di computer saya lebih dari 500 mb digunakan oleh system restore)

Cara menonaktifkan system restore :

Klik Start Menu - Control Panel – System – System Restore – Turn Off system restore

10. Defrag computer bila anda memiliki banyak waktu

Saya pribadi jarang melakukan karena waktu yang dibutuhkan tidak sebanding dengan hasil yang ddapat, akan tetapi bila anda ingin men-defrag saya sarankan untuk dilakukan secara rutin supaya prosesnya tidak terlalu lama, karena semakin lama tidak defrag, maka waktu defrag-pun juga akan lama.

Caranya :

Anda bisa menggunakan aplikasi Bantu seperti Tune-up utilities, dsb, tapi bila anda ingin menggunakan program yang disediakan oleh windows, klik Start Menu – All programs – Acessories – System tools – Disk Defragmenter – Analize - Defrag

11. Defrag dan Compres Memory

Anda bisa menggunakan aplikasi Bantu seperti tune up utilities, akan tetapi saya sarankan utk tidak meng-aktifkan auto compress, karena akan memberatkan system dan mengganggu aplikasi yg aktif (apalagi saat anda main game).

Read more: http://indotop500.blogspot.com/2009/03/tips-mudah-dan-cepat-meningkatkan.html#ixzz0dEY66xr7
Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Share Alike